A Walk To Remember


sebulan yang lalu, 28 juli 2009

sebulan yang lalu, tanggal ini, hari berpacking ria.. buat liburan!!

kebayangnya asik banget.. padahal mah sempet down juga. apalagi ternyata pacar lebih prefer gaul sama temen2nya ketimbang gue bantuin packingnya. huh.. kesel!!

semua support, ayo dong ma.. namanya juga mau liburan, gak boleh bete-bete.

heh?? gmn mau gak bete, kalo kelakuan pacar kayak gitu??!!!

nyebelin.

dan hari ini, sebulan yang lalu, berakhir dengan tidak menyenangkan.

malamnya, ada yang berharap semoga liburan besok menjadi menyenangkan.

nothing to lose. just enjoy my holiday. with or without him.


mau sama be

be.. maunya sama be aja yah..

kemarin khan udah janji be..

hari ini khan diusahainnya ya khan be..

mr. f.. plz..


kalau berjodoh

aku tadi baca blog si sepatu merah, dan menemukan tulisan ini..

kalimat ini dikutip dari tulisan berjudul, Dilarang Jatuh Cinta.

“Mi, saya pernah dengar istilah dari salah satu teman : kalau kalian berjodoh, pasti akan bertemu lagi.” Nadine memecah keheningan. “Iya sih, Nad. Kalau emang waktunya ketemu, tanpa diusahakan terlalu keras pasti bertemu juga.

yup.. ini yang sedari dulu dipikirkan. bukan salah siapapun kalau bertemu lagi. bukan maksud hati kalau akhirnya berkesan menyakiti seseorang. karena memang kita gak tau apa yang terjadi didepan. dan aku pun sama sekali gak tau kalau pada akhirnya bertemu lagi..

memulai sesuatu yang baru.. menjalin sesuatu yang baru dan yang berpengharapan.

semua orang melakukan ini, khan? so.. apa yang salah??


same script, different cast

(feat. Deborah Cox)

[SPOKEN]

[Whitney:] Um? Hey Deb.
[Deborah Cox:] Mmm hmm?
[WH:] Thank you for being woman enough to come.
[DC:] Whitney, what’s this about?

[SUNG]

[WH:] I know he’s leaving me for you.
[DC:] Who said that? Who told you that it’s true?

[WH:]
What is he tellin’ you?
Could it be the same things that he told me?

[DC:] He told me that he loved me.
[WH:] I heard that.
[DC:] He told me I was (harmony) beautiful. How did you know? How did you know?
[WH:] Because I played that scene before.

[CHORUS:]
This is a retake of my life.
I was his star for many nights.
Now the roles have changed,
And you’re the leading lady in his life.
Lights, camera, now you’re on.
Just remember you’ve been warned.
Enjoy it now, ’cause it won’t last.
Same script, different cast.

[DC:]
What you’re saying could be true.
But how can I take advice from you?

[WH:]
I’m not hating,
But I wish the one before me
Would have warned me too babe.

[DC:] Don’t say no more. La La La La La La La La La
[WH:] Uncover your ears, girl.
[DC:] I’m not listening. La La La La La La La La La

[WH:]
But I know you hear me.
Maybe my reasons are wrong,
But I know that you believe me.

[CHORUS]

[DC] It’s your fault you didn’t love him enough.

[WH:]
That’s the problem.
I loved him too much.
And when you love him
He becomes unattracted to you.

[DC:] Oh no, he’s changed and I’ll prove you wrong.
[WH:] No you won’t.
[DC:] So go away. Leave us the hell alone! He loves me.
[WH:] He’ll hurt you.
[DC:] He’ll stay with me.
[WH:] He’ll leave you.
[WH and DC:] For sure! For sure!

[CHORUS]

[DC:]
This is a retake of my life.
You were his star for many nights.
But now the roles have changed.
I’m the leading lady in his life.
Lights, camera, now you’re on.
Just remember you’ve been warned.
Enjoy it now, ’cause this will last.
I’m the future, you’re his past.

[WH:]
This is a retake of my life.
I was his star for many nights.
Now the roles have changed,
And you’re the leading lady in his life.

[WH and DC:]
Lights, camera, now you’re on.
Just remember you’ve been warned.

[WH:] Enjoy it now.
[DC:] Enjoy just now.
[WH:] It won’t last.
[DC:] I know it will last.
[WH and DC:] Same script, different cast.

gak ada satupun perempuan yang mau diperlakukan seperti lagu ini. dan sayangnya, banyak yang melakukannya. so, what are u expecting for?

just, don’t do it, babe. or u’ll be the next cast on his script.


lebih penting

abis miting tiba2 pengen browsing. dari satu web ke web yang lain. sampe akhirnya nemu yang ini. WAW!! sederhana tapi ada beberapa yang ngena.

yup, cinta bukanlah alasan untuk menyakiti yang lain.

karena sebenarnya menurut gue, cinta itu harusnya menyatukan, mendamaikan, menyembuhkan yang luka.

cinta diandaikan sebagai rumah yang memberi kita tempat, di segala cuaca.


truth vs lie

Whatever happen, the truth is always hurt, but lying will never make everything easy, it makes worst.


cerita hati

di pagi hari.. wah sudah lega bercerita walaupun lewat imel.

hari ini waktunya berpikir dan memberikan waktu bagi hati beristirahat.

atau mungkin mencoba untuk beristirahat.

berusaha yang terbaik.

mengobati bagian yang terluka.

…………………………..

………………………..

……………………..

………………….

……………….

…………….

………….

……….

……

..

.


besarnya

ukuran perasaan saya tak terhingga. tak bisa dibayangkan sebelumnya. apa yang sekarang dirasa dengan sebelumnya. perasaannya saya sebesar kadar emosi saya yang memuncak ketika merasa terjepit. besarnya tak bisa diukur. seperti dalamnya lautan dan luasnya samudera.


pusing!

saya tahu saya pusing sekali. penuh tekanan. dan saya butuh pertolongan.

detail me :

  • mikirin bolaskop besok
  • mikirin semifinal cabe rawit besok
  • syuting & bahan2nya tanya aku aja – ivan gunawan
  • mikirin apa yang terjadi dengan saya dan be
  • mikirin otak saya mau diapain lagi oleh pemilik perusahaan ini
  • mikirin tiket bali saya.. OMG!!!! udah siap buat ilang aja tuh duit…. ya ya yaaa..

lalu saya harus bagaimana?

i need to refresh.

impian sih refresh sama be. tapi.. ya begitu..

duh untung saya bukan megumi di shutter.. atau (mungkin) saya sudah bunuh diri!!!!!


ada apa dengan hari ini?

ada apa dengan hari? kok terasa aneh dan pahit sekali. tak bisakah lebih baik? ataukah memang harus merasakan ini? seperti ditampar rasanya. seperti tidak dibutuhkan. seperti tidak terlihat. seperti tidak diacuhkan.

ada apa dengan saya?

bisakah kamu memberikan cahaya? agar hati ini kembali bersinar.

bisakah kamu memberikan pengertian? agar hati yang mulai mengeras ini melembut.

bisakah kamu memberikan itu?

saya tahu kamu bisa.

kamu bisa tapi apakah kamu mau?